Menjadi Seorang Marketer Hebat, Lakukan 4 Hal Utama Ini

 

Hasil gambar untuk gambar marketer

sumber gambar

Marketing merupakan salah satu pekerjaan dengan tingkat stres cukup tinggi, karena seorang marketer akan selalu dihadapkan dengan target dan pencapaian. Mereka memiliki tanggungjawab yang sangat besar terhadap perkembangan dan kemajuan sebuah perusahaan. Dibalik resiko yang cukup tinggi tersebut, seorang marketer memiliki peluang karier yang cukup menjanjikan. Seseorang yang jago dalam marketing dan selalu berhasil mencapai target yang ditetapkan, maka berpeluang besar menjadi pimpinan perusahaan dan dapat dikatakan seorang marketer hebat. Lalu bagaimana caranya menjadi seorang marketer hebat yang berhasil mencapai setiap target yang ditetapkan? Berikut ini beberapa hal utama yang wajib dilakukan jika ingin menjadi seorang marketer hebat:

  1. WTC (Work Teritory Corectly)

Sebelum memulai aktivitas marketing, seorang marketer hebat harus melakukan pemetaan terhadap sebuah wilayah yang menjadi target pemasaran. Seorang marketer juga harus menentukan target pasar dalam wilayah tersebut yang akan menjadi bidikan. Setelah itu,  kemudian mendatangi setiap target pasar yang telah ditetapkan dan tidak boleh  ada satupun yang terlewati, karena kita tidak pernah tahu dimana target yang akan mengatakan “ya” dengan produk yang sedang kita pasarkan

  1. WFD (Work Full Day)

Work Full Day atau bekerja dengan seharian penuh artinya seorang marketer hebat harus dapat mengoptimalkan waktu dengan sebaik-baiknya. Mereka harus dapat memanage waktu dengan baik dan tidak boleh terlalu lama berbincang dengan kliennya sehingga semua target pasar yang sudah ditentukan dapat terkunjungi dengan maksimal.

  1. Law of Avarage (Hukum Rata-Rata)

Hukum rata-rata merupakan inti dari marketing dan hal yang dinantikan oleh setiap marketer.  Hukum rata-rata menyebutkan “semakin banyak kata “tidak” maka akan semakin mendekati kata “Ya”. Artinya penolakan-penolakan yang diterima merupakan tabungan untuk mendapatkan kesepakatan atau kata “ya” dari klien. Untuk itu, pantang bagi marketer hebat untuk meratapi penolakan-penolakan atau kata “tidak”. Marketer  akan tahu dimana adanya hukum rata-rata atau kesepakatan yang akan terjadi. Untuk menjadi marketer, mereka harus sering mendapat penolakan ditambah dengan membaca referensi terkait marketing dan kemudian mempraktekannya

  1. Take Control

Setelah mendapatkan hukum rata-rata, maka seorang marketer  hebat harus dapat mengendalikan dirinya agar tidak terlalu puas, ketika merasa puas maka proses pun akan terhenti. Begitu juga ketika mendapati banyak penolakan jangan terpuruk karena pada target berikutnya kita akan mendapatkan kesepakatan atau kata “ya”

Baca Juga:https://infoperdana.com/3-alasan-kenapa-wanita-yang-sudah-menikah-perlu-bekerja/

 

Author

Write A Comment